Showing posts with label Asian. Show all posts
Showing posts with label Asian. Show all posts

Saturday, November 8, 2014

Saturday, January 11, 2014

[Review] Possessed (2013)


Director : Pakphum Wongjinda
Casts : Peem Parkin, Appitha Klaiudom, David Asavanond, Kanyapatch Thanachaikarn

FYI :
Film-film yang menampilkan makhluk halus akhir-akhir ini sering dieksekusi ke dalam film komedi yang ringan dan penuh tawa daripada menjadi film horor yang penuh ketegangan. Salah seorang filmmaker Thailand yang terkenal dengan komedi horornya adalah Banjong Pisanthanakun dengan dua film pendek di 4Bia dan Phobia 2, juga film terlaris sepanjang masa di Thailand yaitu Pee Mak. Lagi-lagi, film horor komedi  Thailand kembali ke layar bioskop tanah air baru-baru ini. Poster dan tagline film ini mengingatkan saya akan In the End, salah satu film pendek Banjong di Phobia 2 yang dengan sukses mencampurkan tawa dan ketegangan dan membuat kita bingung siapakah yang masih hidup dan siapa yang sudah meninggal. Akankah film ini mampu menandingi In the End  dari sisi kualitas ?

Thursday, January 2, 2014

[Review] Project Hashima (2013)


Director : Piyapan Choopetch
Casts : Pirat Nitipaisalkul, Sucharat Manaying, Alexander Rendell, Mek Mekwattana
Duration : 118 min

FYI :
Industri film Thailand sempat terkenal dengan film horornya sebagai salah satu horror Asia yang paling menakutkan, dan otomatis paling dicari oleh penggemar horor. Namun sayangnya, kejayaan horor Thailand hanyut terbawa tren film komedi romantis yang sedang hangat-hangatnya di Thailand. Beberapa film horor Thailand terakhir yang sempat tayang di bioskop tanah air tidak ada yang istimewa, hampir semua film ini saling mengikuti satu sama lain dan terkesan mirip tanpa ada ide segar. Hal tersebut juga terjadi kepada Banjong Pisanthanakun, sutradara Shutter, Alone, 4Bia dan Phobia 2. Film terbarunya yang menjadi film terlaris sepanjang masa di Thailand, Pee Mak menggunakan formula yang sama dengan film pendek Banjong sebelumnya, yaitu In the End di Phobia 2. Kali ini film Thailand kembali hadir di tanah air dengan salah satu film horor terbaru di Thailand, yaitu  Project Hashima.

Tuesday, February 26, 2013

[Review] Ah Boys to Men Part 1 (2012) : A Caricature of Conscription in Singapore


Director : Jack Neo
Casts : Joshua Tan, Wang Wei Liang, Noah Yap, Maxi Lim, Richard Low, Irene Ang

Mau tahu film Singapore terlaris sepanjang masa ? Film tersebut adalah Ah Boys to Men. Film yang rilis tahun 2012 ini berhasil mengalahkan film yang juga disutradarai oleh Jack Neo 14 tahun yang lalu yaitu "Money No Enough" yang memperoleh S$ 6.03 juta. Film ini juga menjadi film Singapore termahal yang pernah dibuat dengan biaya S$ 3 juta dan film ini berhasil meraup S$ 6.18 juta.

Film ini bercerita tentang wajib militer di Singapore, sekaligus memperingati 45 tahun wajib militer. Ken Chow adalah seorang anak manja yang akan mengikuti wajib militer di Singapore. Ia dan orang tuanya berusaha untuk setidaknya menunda wajib militer hingga Ken menyelesaikan pendidikannya di luar negeri bersama sang pacar. Namun, semua usaha mereka gagal dan Ken tetap berakhir di Pulau Tekong, pulau khusus untuk wajib militer. Di sana ia bertemu dengan beberapa teman sekelompoknya, mulai dari Aloysius yang terlampau antusias untuk menjadi yang terbaik, I.P. Man yang senasib dengan Ken yang harus berpisah dengan pacarnya hingga Lobang yang selalu berusaha untuk "keng" (pura-pura sakit) bersama dengan Ken selama wajib militer. Akankah Ken dapat bertahan selama pelatihan wajib militer ?

Saturday, February 23, 2013

[Review] Recto Verso (2013) : Five Ways to be Brokenhearted


Directors : Marcella Zalianty (Malaikat Juga Tahu), Olga Lydia (Curhat buat Sahabat), Cathy Sharon (Cicak di Dinding), Rachel Maryam (Firasat), Happy Salma (Hanya Isyarat)
Casts : Lukman Sardi, Prisia Nasution, Acha Septriasa, Indra Birowo, Sophia Latjuba, Yama Carlos, Asmirandah, Amanda Soekasah, Hamish Daud

Film adaptasi dari karya literatur masih menjadi sebuah tren di industri film tanah air. Bisa dilihat kesuksesan yang didapat dari hasil adaptasinya. Tiga film Indonesia terlaris sepanjang masa merupakan film-film adaptasi dari karya literatur, seperti Laskar Pelangi, Habibie & Ainun dan juga Ayat-Ayat Cinta. Recto Verso adalah sebuah buku kumpulan cerita pendek oleh Dewi Lestari. Uniknya, sebelas buah cerita pendek ini didampingi oleh sebuah album berisi sebelas lagu yang berjudul sama dengan cerita pendeknya masing-masing. Kedua karya tersebut, cerita pendek dan lagu dirilis bersamaan. Sayangnya, hanya lima dari sebelas cerita pendek yang difilmkan. Salah satunya adalah Malaikat Juga Tahu. Lagu tersebut sempat menjadi hits di zamannya dengan video klip yang lebih menyerupai film pendek dari cerita tersebut. Cerita lain yang diangkat adalah Firasat, sebuah lagu yang terkenal dibawakan oleh mantan suami Dee, Marcell.

Thursday, January 31, 2013

[Review] 3AM (2012) : 4Bia Wanna-B3


Director : Patchanon Thammajira (The Wig), Kirati Nakintanon (The Corpse Bride), Isara Nadee (O.T.)
Casts : Focus Jirakul, Apinya Sakuljaroensuk, Toni Rakkaen, Shahkrit Yamnarm, Ray MacDonald

Semenjak kesuksesan 4Bia dan Phobia 2, para filmmaker Thai mencoba mengekor kesuksesannya dengan membuat film omnibus horor. Sudah banyak sekali film omnibus horor Thailand yang dirilis di negerinya sendiri maupun yang sempat diputar di bioskop tanah air. Ada sebuah tren lagi yang selalu diterapkan hampir di seluruh film omnibus horor Thailand, yaitu film terakhir di omnibus tersebut bergenre horor komedi. Film ini merupakan film horor Thailand kedua yang diputar di Indonesia dengan format 3D. Film horor Thailand pertama yang diputar di sini adalah Dark Flight yang terkenal hancurnya. Kedua film tersebut sama-sama diproduksi oleh Five Star.

Film ini menggunakan sebuah kepercayaan, tentang jam 3 pagi (3AM) adalah waktu di mana para hantu menjadi sangat kuat, sebagai elemen penghubung ketiga film pendek ini.

Sunday, January 13, 2013

[Review] Dead Mine (2012) : A Dead Mind


Director : Steven Sheil
Casts : Miki Mizuko, Sam Hazeldine, Ario Bayu,  Les Loveday, Carmen Soo, Joe Taslim

Indonesia adalah negara yang "beruntung" karena dapat menyaksikan film ini eksklusif di layar lebar. Awalnya, HBO Asia memproduksi film ini hanya untuk siaran HBO. Namun, ada pihak yang membeli hak tayangnya dan tayanglah film tersebut di tanah air sejak awal Januari 2013.

Film ini bercerita tentang seorang asing yang datang ke Indonesia demi mencari harta karun peninggalan Yamashita. Ia ditemani kekasihnya, seorang peneliti Jepang, seorang mantan tentara dan juga beberapa orang Indonesia yang bertugas melindungi mereka selama penelusuran. Akan tetapi, mereka semua terjebak di tempat tersebut dan ada sesuatu rahasia di dalam di tempat itu.

Sunday, December 30, 2012

[Review] Countdown (2012) : Do Not Try to Find Out Much About This Movie !


Director : Nattawut Poonpiriya
Casts : Pachara Chirativat, Jarinporn Junkiet, Pataraya Krueasuwansiri

GTH adalah salah satu production house terbesar di Thailand. Film-film produksi GTH sering kali menjadi box office di Thailand dan juga di Indonesia. GTH terkenal oleh kualitas-kualitas filmnya yang jarang mengecewakan dari genre horor hingga komedi romantis. Sayangnya, film produksi GTH tahun ini didominasi oleh film-film drama romantis, yaitu ATM dan Seven Something yang berhasil menjadi dua film Thailand terlaris pada tahun 2012. Sebagai film ketiga dan penutup tahun 2012, Countdown juga memiliki potensi yang sama untuk meraih kesuksesan seperti para pendahulunya.

Film ini merupakan film adaptasi dari sebuah film pendek dari sutradara yang sama, berjudul The Misbehavers yang dirilis tahun 2010. Teaser trailernya bisa dilihat di sini. Jack, seorang calon mahasiswa yang menghambur-hamburkan uang orang tuanya dengan berpesta tinggal bersama pacarnya, Bee dan teman perempuannya, Pam. Kehilangan temannya yang menjadi penyetok ganja, ia mencoba menghubungi langsung sang pengedar, walaupun harus mengumpulkan potongan-potongan kertas untuk mengetahui nomornya. Namun mereka harus menebak angka terakhir dari nomor telepon tersebut. Mereka berhasil terhubung dengan Jesus (baca : Haesus) dan kedatangan Jesus adalah awal dari mimpi buruk mereka menjelang tahun baru.

Sunday, December 23, 2012

[Review] Habibie & Ainun (2012) : A Good Movie that is Degraded by Bad Product Placement


Director : Faozan Rizal
Casts : Reza Rahadian, Bunga Citra Lestari

Film ini merupakan adaptasi dari autobiografi oleh mantan presiden, BJ Habibie yang berjudul sama. Film ini berhasil meraih predikat film Indonesia dengan layar terbanyak, yaitu dengan 241 layar bioskop. Film ini juga diputar di bioskop kelas atas dan bahkan di sebuah bioskop yang sebelumnya tidak pernah menayangkan film lokal sama sekali. Ayat-Ayat Cinta, The Raid dan bahkan 5 cm tidak berhasil menembus bioskop tersebut. Rasanya sangat menyenangkan melihat industri film tanah air mulai menunjukkan taringnya. Dua film penutup di tahun 2012 cukup fenomenal dan semoga perolehan jumlah penontonnya juga dapat sefenomenal jumlah layarnya. Film ini berhasil memperoleh 520,000 penonton hanya dalam 4 hari dan sepertinya kesuksesan film ini masih akan terus berlanjut hingga beberapa minggu ke depan.

Film ini bercerita tentang kisah cinta dari Habibie dan Ainun. Dari awal mula pertemuan mereka di SMA sebagai kedua siswa yang mengetahui mengapa langit berwarna biru. Dari awalnya Habibie yang mengejek Ainun hingga jatuh cinta kepadanya. Kisah suka dan duka mereka terrangkum dalam film yang berdurasi dua jam ini.

Friday, December 21, 2012

[Review] 5 cm (2012) : Friendship ? Love ? Or Nationalism ?


Director : Rizal Mantovani
Casts : Herjunot Ali, Raline Shah, Fedi Nuril, Pevita Pearce, Igor Saykoji, Denny Sumargo

Novel 5 cm merupakan salah satu novel Indonesia terlaris sepanjang masa. Sejak rilis tahun 2005, novel ini sudah mengalami cetak ulang hingga 25 kali dan tercetak sekitar 200,000 kopi. Tak mengherankan bila novel ini diangkat ke layar lebar. Terdengar kabar bahwa banyak yang 'gagal' memfilmkan novel ini karena kegigihan sang penulis untuk shooting langsung di Mahameru. Namun akhirnya film ini berhasil rilis di tanggal cantik terakhir di abad 21. Angka 5 tampaknya merupakan angka keramat film ini. Film ini berhasil mengumpulkan lebih dari 500,000 penonton dari 5 hari pertamanya. Ini merupakan sebuah prestasi yang membanggakan karena baru 4 film, termasuk 5 cm yang berhasil meraih lebih dari 500,000 penonton.

Film ini berkisah tentang 5 orang sahabat : Zafran, seorang pria yang puitis dan jatuh cinta kepada Arinda, adik Arial; Arial, seorang penggila fitness dan berbadan kekar, tetapi ia cukup pemalu dalam berhubungan dengan wanita; Riani, satu-satunya wanita di geng ini; Genta, seorang pria yang diam-diam naksir dengan Riani; dan Ian, satu-satunya yang belum lulus kuliah dan masih berurusan dengan skripsi. Mereka selalu berkumpul bersama hampir setiap minggu, hingga akhirnya Genta mencetuskan ide untuk tidak berhubungan dulu selama beberapa bulan. Genta juga akan mengurus reuni mereka dengan acara spesial, yaitu pendakian ke Mahameru. Setelah berbulan-bulan tidak bertemu, mereka telah melakukan banyak hal sendiri dan siap untuk petualangan Mahameru bersama dengan Arinda. Petualangan yang cukup membahayakan nyawa ini juga mengancam persahabatan mereka karena cinta di antara mereka.

Tuesday, November 20, 2012

[Review] Heaven and Hell (2012) : Beware of Watching CCTV !


Director : Tiwa Moeithaisong (Ghost Legacy), Yuthlert Sippapak (Heaven 11 & Hell No. 8)
Casts : Akarin Akaranitimetharat, Artit Tangwiboonpanitch, Chayanee Thitimool, Panita Thammawattana,Patcharee Tabtong

Thailand terkenal dengan film-film horor yang sangat menyeramkan. Namun, tren Thailand yang terkenal sebagai pencipta film horor, tergantikan oleh film komedi romantis yang sekarang menjadi tren baik di Thailand, maupun di Indonesia. Ada sebuah film horor Thai yang berhasil mendobrak tren komedi romantis dan menjadi pencetus serta menciptakan tren film horor omnibus. Film itu adalah 4Bia. Film omnibus adalah sebuah film yang terdiri dari beberapa film pendek. Sejak rilis dan suksesnya 4Bia, banyak bermunculan film Thai horor omnibus, seperti Phobia 2, Haunted Universities, Still, Four dan masih banyak lagi, salah satunya adalah Heaven and Hell. Film ini terdiri dari tiga film pendek. Ketiga film ini banyak menggunakan shot-shot dari cctv, sehingga menghasilkan efek seperti sebuah found footage yang sudah tidak asing bagi mereka yang sudah menonton seri Paranormal Activity.

Saturday, November 17, 2012

[Review] My Name Is Love (2012) : Ada Apa dengan "Love" ?


Director : Wasin Pokpong
Casts : Arak Amornsupasiri, Jazz Chuancheun, Khom Chuan Chuen, Thunyasupan Jirapreechanon

Film Thailand cukup laris di bioskop tanah air dua tahun terakhir ini bisa dibilang disebabkan oleh absennya film Hollywood dan diawali boomingnya sebuah film Thai, yaitu Crazy Little Thing Called Love. Sebelum CLTCL, bioskop tanah air sudah cukup banyak mengimpor film Thai, tetapi setelah CLTCL film Thai mulai mendapat perhatian yang lebih besar. CLTCL disutradarai oleh Puttipong Promsaka Na Sakolnakorn dan Wasin Pokpong. Setelah CLTCL, Puttipong telah menyutradari sebuah film yang berjudul 30+ Single On Sale yang juga telah rilis di Indonesia. Kali ini Wasin Pokpong juga menyutradarai sebuah film yang berjudul My Name Is Love. Ada sebuah kesamaan di film kedua mereka, yaitu aktor utamanya adalah Arak Amornsupasiri.

Thursday, October 4, 2012

[Review] The Melody (2012) : The Unchained Melody

Director : Tossapol Srisukontarat
Casts : Pariyachat Limthammahesorn, Worawej Danuwong

Booming film thai terhadap film drama romantis maupun komedi romantis tampaknya masih terus berlanjut. Tahun ini blitzmegaplex sudah 'diserbu' berbagai film romantis Thai yang cukup menarik, seperti 30 & Fabulous, First Kiss dan yang terakhir Seven Something dan film-film tersebut cukup laris di pasaran. Kali ini Jive, sang distributor yang juga anak perusahaan blitzmegaplex ingin mencoba peruntungannya dengan merilis The Melody. Film ini bercerita tentang Wind, seorang penyanyi arogan yang mulai tidak laku mencoba untuk menyepi di kota kecil yang bernama Mae Hong Son. Di sana ia bertemu dengan Mok, seorang pianis yang berbakat dan memintanya untuk bergabung sebagai pianis pengiringnya. Akan tetapi, Mok tidak mengiyakannya begitu saja dan malah memerlakukan Wind dengan cukup seenaknya saja. Selama tinggal di sana, Wind menjadi dekat dengan Mok. Benih cinta di antara mereka mulai tumbuh dan membuat Wind mulai berubah perlahan-lahan.

Sunday, September 23, 2012

[Review] Architecture 101 (2012) : A Bittersweet Recall


Director : Lee Yong-ju
Casts : Uhm Tae-woong, Han Ga-in, Lee Je-hoon, Bae Suzy

Seo-yeon mendatangi Seung-min, seorang arsitek untuk dibangunkan sebuah rumah di pulau. Awalnya Seung-min lupa akan teman lamanya yang juga cinta pertamanya itu. Akan tetapi, ia menyanggupi permintaan tersebut dan kenangan indah semasa kuliahpun kembali teringat. Film ini diceritakan dengan flashback yang diceritakan secara bergantian. Pada masa kini diperankan oleh Uhm Tae-woong dan Han Ga-in, sedangkan masa lalu diperankan oleh Lee Je-hoon dan Suzy, personil Miss A.

Seo-yeon comes to Seung-min, the architect and asks him to build her house in island. In the beginning, he does not realize his old friend who is also his first crush. He accepts that requests. The sweet memories are back for both of them. This movie has flashback that is told back-to-back with the "present" story. The "present" story casts are Uhm Tae-woong dan Han Ga-in. The "past" story casts are Lee Je-hoon and Suzy from Miss A.

Tuesday, September 11, 2012

[Review] Sadako 3D (2012) : Sadako yang Tidak Seperti 'Sadako' / Sadako who Does Not Look Like A 'Sadako'


Director : Tsutomu Hanabusa
Casts : Satomi Ishihara, Koji Seto, Yusuke Yamamoto

Sadako 3D sepertinya bukan kelanjutan The Ring series dan Sadako yang dimaksud berbeda dengan Sadako pada The Ring Series. Jadi, Sadako 3D adalah film original yang tidak memiliki hubungan sama sekali dengan The Ring series dan mereka 'meminjam' nama Sadako yang sudah terkenal sebagai ikon film tersebut. Film ini sangat gencar dalam mempromosikan filmnya tersebut, termasuk dengan bekerja sama dengan Hello Kitty membuat Sadako Hello Kitty yang gambarnya bisa dilihat di bawah. Film ini bercerita tentang Akane Ayakawa, seorang guru yang harus berhadapan dengan masalah yang menimpa muridnya akibat kematian misterius yang diakibatkan video kutukan. Semakin ia terlibat dengan masalah tersebut, semakin terancam pula nyawanya dan orang-orang di sekitarnya.

Sadako 3D is not part of The Ring series. Sadako in The Ring series is different with Sadako in this movie. So, Sadako 3D is an original film that does not have a connection at all with The Ring series. It just uses the name of famous icon from The Ring series. The team seems to promote this film seriously, including creating a new version of Hello Kitty : Sadako Hello Kitty just for this film. This film is about Akane Ayakawa, a teacher whose student is found dead because of  the cursed video. When she starts to find out the case, her life is in danger.

Sunday, September 9, 2012

[Review] The Thieves (2012) : Aliansi Pencuri Korea Selatan dengan Cina / An Alliance Between South Korea's Thieves and China's Thieves


Director : Choi Dong-hun
Casts : Kim Yoon-Seok, Kim Hye-soo, Lee Jung-Jae, Jeon Ji-Hyun, Kim Hae-Sook, Oh Dal-Soo, Kim Soo-Hyun, Simon Yam, Angelica Lee, Derek Tsang

Film ini berhasil menjadi film terlaris kedua sepanjang masa ini di Korea Selatan dan masih memiliki kemungkinan untuk bisa menggeser kedudukan The Host (2006). Tidak begitu berminat dengan genre action membuat film ini awalnya masuk ke daftar yang tidak terlalu penting ditonton. Akan tetapi, promosi Blitzmegaplex terhadap film ini sangatlah kuat, terutama mengandalkan "Film terlaris kedua sepanjang masa di KorSel" membuat saya cukup tertarik untuk menonton film ini. Film ini juga dibintangi banyak aktor-aktris yang sudah terkenal, seperti Kim Soo-Hyun, Angelica Lee, Kim Hae-Sook dan Jeon Ji-Hyun. Film juga menggunakan beberapa bahasa di dalam dialog yang cukup  banyak tersebut, antara lain bahasa Jepang, Mandarin dan Kanton. Film ini bercerita tentang Popeye dan geng pencurinya mendapat 'proyek' dari mantan rekan sekerjanya, Macao Park untuk mencuri berlian 'Air Mata Matahari' seharga 20 juta dollar. Macao Park juga mengajak geng Cina untuk saling membantu dalam mensukseskan pencurian tersebut.

This film is the second highest grossing movie ever in South Korea and it still has the possibility to pass the highest grossing movie : The Host (2006). I was not interested to watch this film since it is an action film, but Blitzmegaplex promotes it so well. They use this film's position as the second highest grossing as part of the promotions. That's why I'm interested to watch this film. This film uses some famous actors and actress as the main casts, such as Kim Soo-Hyun, Angelica Lee, Kim Hae-Sook and Jeon Ji-Hyun. This film uses Japanese, Mandarin and Cantonese in some dialogues. This film is about Popeye and his friends get a task from Macao Park, Popeye's ex workmate to steal a $ 20 million diamond 'Tear of Sun'. Macao Park also brings Chinese thieves to succeed the thievery.

Sunday, August 12, 2012

[Review] Seven Something (2012) : Cerita Cinta di Usia Kelipatan 7



Director : Paween Purijitpanya (14), Adisorn Tresirikasem (21/28), Jira Maligool (42.195).
Casts : Jirayu La-ongmanee, Suthatta Udomsilp, Cris Horwang, Sunny Suwanmethanont, Nichkhun Horvejkul, Suquan Bulakul.

Seven Something adalah film Thailand produksi GTH yang sudah terkenal baik di Thailand maupun Indonesia lewat film-film sebelumnya seperti Shutter, Alone, 4Bia, Phobia 2 dan Ladda Land. Tak hanya sebagai pencetak hits dalam genre horror, GTH juga sukses dengan film-film sebelumnya yang juga diputar di Blitzmegaplex yaitu Bangkok Traffic Love Story, Hello Stranger dan tayang di awal tahun ini, ATM. Dengan adanya reputasi baik dan deretan cast yang cukup terkenal, Seven Something bisa dipastikan menjadi salah satu film Thailand yang paling ditunggu dan menjadi box office di Blitzmegaplex. Seven Something dibuat sebagai film yang memperingati tanda jadi GTH yang ketujuh. Film ini memiliki 3 cerita dan disutradarai oleh 3 orang berbeda.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...